Friday, December 8, 2017

X-RIDE "MATI" APA PENYEBABNYA??? DAN BAGAIMANA MENGATASINYA

Akhir - akhir ini saya perhatikan banyak sekali postingan tentang xride nya mati ga bisa nyala, hemm kira kira apa sih penyebabnya ko motornya bisa mati???

Yang paling utama adalah karena motor kurang perawatan, alias yang punya "males", males ngecek motor yang sering dipakenya sendiri motor dipake setiap hari tp "ga peduli" dengan kondisi motornya sendiri. sewajarnya motor tuh di services setiap maksimal 2 bulan sekali, klo motor sering dipake yah sebulan sekali wajar lah di services, ya karena klo males services nanti nantinya fatal akibatnya, terutama klo males ganti Oli, rata rata masih banyak orang yang ga peduli sama Oli mesin wlpn udah lewat misal 3000km tp oli masih aja dipake ga di ganti, iya kali klo pake olinya pake yang bagusan masih bisa tahan segitu, nah klo oli masih pake asli dari pabrikan disaran ya maksimal 2000an km harus ganti, selain kualitas oli yang semakin menurun karena pemakain harus di ingat juga faktor penguapan Oli , karena jika kualitas oli tidak bagus maka penguapan oli akan sangat cepat bahkan sampe oli kering krontang dan bikin seher macet atau ceket. dengan mengganti oli yang lebih bagus dan rutin ganti kendala mesin mati dari oli akan bisa diminamlisir sebagai masukan untuk pemilihan oli selain bawaan parbrik yang bagusa kualitasnya dan harga masih terjangkau Enduro matic untuk mesin standar, karena saya pun pake oli itu selama kurang lebih 3 tahun dan tidak pernah bermasalah, selain itu banyak pilihan lainya seperti Mavic, Motul, castrol dll tinggal di sesuaikan dengan budget masing masing.

Nah selain dari Oli tadi, perlu diperhatikan juga "usia" dan "jarak tempuh" dari motor yang di gunakan, usia motor boleh saja masih "muda" tapi klo jarak tempuh sudah puluhan ribu KM maka ada beberapa part yang harus diperhatikan dan tentunya harus melakukan perawatan atau bahkan perlu melakukan penggantian part, terus kira-kira apa saja sih sparepart yang harus diperhatikan agar tidak terjadi motor mati mendadak??? yuk kitsa simak satu persatu.

Injector
seperti yang kita ketahui injector adalah satu alat yang menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar jika komponen ini terganggu maka sudah dapat dipastikan kinerja motor akan terganggu juga, bisa tarikan ndut-ndutan bisa berat bahkan bisa mati dijalan, untuk perwatan injector disarankan setiap 10-15rb KM, kita bisa melakukan perawatan Injector di Beres dengan biaya sekitar 100rb, prosesnya dengan menggunakan tools khusus yang dihubungkan dengan injector , dengan menggunakan komponen ini maka injector yang kotor akan bersih kembali bukan hanya itu, tapi ruang bakar juga akan bersih juga , selain di beres udah da ko bengkel-bengkel lain pun yang bisa ngerjain kaya bgn, seperti VIDICI di DEPOK dan Vikrisal di jakarta, yang pasti pelayanannya ga kalah sama BERES malah lebih bagus, selain melakukan perwatan Injector juga "perlu" yang namanya diganti dengan yang baru jika memang mengalami masalah , biasanya injector memiliki nilai tekanan/semburan tersendiri jika tekanan/.semburan di bawah standar sudah pasti harus di ganti agar performa motor tetap enak.

Tangki dan fuel pump
Nah motor mati mendadak bisa juga di sebabkan karena permasalahan di Tangki Bahan Bakar, biasanya Tangki kemasukan air sehingga membuat tarikan motor berebet bahkan mati, klo sudah bgn maka kita harus melakukan pengurasan tangki agar tidak terdapat air lagi, selain itu kotornya Filter bahan bakar pun jd penyebab motor mati, biasanya filkter kotor karena kualitas bahan bakar yang buruk yang akhirnya menumpuk difilter dan bahan bakar pun menjadi terhambat ke injector, solusinya adalah mengganti part filter nya.
nah buat mengatasinya masalah diatas  bisa baca nih link nya:
Kuras Tangki
Fuel Pump
diy-memperbaiki-fuelpump-yamaha-x-ride

Mesin
Kalau ini udah masuk ke kelas "beratnya" nih dari penyebab motor mati, motor sering mati sudah pasti ada yang bermasalah, permasalahnya balik lagi ke masalah perawatan, usia motor, jarak tempuh, motor yang kurang perawatan akan mengakibatkan penumpukan karbon sisa pembakaran yang menumpuk di ruang bakar hal ini lah penyebab utama motor mati, atau yg lebih sering di kenal dengan loss kompresi. ya memang motor masih bisa menyala lagi tapi ga lama bakalan mati lagi., idelanya agar terhindar dari masalah ini rutin ganti oli sudah cukup, tapi tetap namanya karbon bakalan tetep numpuk, solusi sederhananya adalah dengan menggunakan cairan pembersih yang biasa di campurkan dengan bensin untuk produk yamaha bisa pakai Yamalube Carbon Cleaner harganya dibawah 30rb. dengan cairan ini diklaim bisa membersihkan sisa karbon yang ada di dalam mesin. untuk pemakaianya sendiri bisa dilakukan setiap 5rb Km sekali agar kondisi mesin bisa tetap bersih, namun jika motor memang usia pemakaianya sudah lama dan jarak tempuhnya udah puluhan KM juga lebih apdol ya services besar, karena dengan services besar bagian mesin akan bener2 dibersihin total baik seher maupun bagian head, klep dll nya.  biayanya memang lebih mahal tapi yakin motor akan serasa baru kembali, nah balik lagi ke usia pakai dan jarak tempuh ada beberapa part nih yang harus diperhatikan juga karena biasa jadi sparepartnya minta ganti seperti, seal klep, busi, dan ring seher, karena komponen2 itu salah satu penyebab motor sering matian juga.

ya mungkin segitu dulu pembahasanya, sebenernya sih masih banyak permasalahan lainnya dan sudah pernah saya posting juga, jika masih pensaran silahkan berselnacara dan mencari permasalahan lainnya di blog saya ini. terimakasih.

***maaf bagi para pembaca setia mungkin akhir2 ini blog tidak terlalu banyak postingan dikarenakan Jam Kerja yang memang sangat-sangat sibuk menjelan Akhir Tahun ini, Bukan karena sudah ada "mainan" baru tapi memang kesibukan yang tidak bisa menyempatkan untuk experiment, riset dan posting lagi. Insya Allah Blog akan terus aktif dan pembahasan xride masih akan berlanjut.


Wednesday, November 8, 2017

Review Bore UP 125cc

Sesuai dengan beberapa keinginan pembaca setia blog xrider Indonesia tentang review bore up x-ride 125cc kali ini saya bikin reviewnya nih walaupun udah lama banget baru saya review sewaktu masih pake mesin 125cc di xride.  

setahun yang lalu saya pernah Bore up  dengan menggunakan seher dari Mio m3, jadi kubikasi nya naek dari mesin sebelumnya menjadi 125cc, semua pengerjaan di serahkan ke Virkysal Workshop detailnya silahkan baca link dibawa


Lalu bagaimana ekspetasi setelah motor di Bore Up 125cc, oke sekalian nih saya akan bandingan dengan beberapa Bore Upan saya yang lain. dari 150cc dan sekarang 132cc enak yang mana menurut saya yah. kemungkinan apa yang saya rasakan dan bandingan ini akan berbeda dengan yang orang lain rasakan yah karean ini menurut pengalaman dan pendapat saya saja dimotor saya,

balik lagi ke review BU 125cc nya yang saya pake kurang lebih selama 5-6bulan, Pertama saya bahas dari suhu mesin nih karena biasanya klo di BU ada ketakutan dari mesin yang cepet panas dan Over heat, nah di mesin 125cc ini ga jauh beda dengan mesin standar tingkat panasnya mesin tidak berbeda jauh dengan mesin standaran dipake jarak jauh sukabumi-jakarta pun mesin terasa tetep adem ga panas jika bandingan dengan Boreup saya dulu 150cc atau dengan yang sekarang 132cc yang panasnya "wow" banget, jadi untuk suhu mesin dia ga ada perubahan signifikan dari standaran masih dalam tahap wajar walupun di ajak jalan jauh, Kedua  Konsumsi Oli masih sama juga kaya standaran karena mesin ga cepet panas jadi oli pun ga banyak nguap, untuk penggunaan oli enduro matic saya ganti tiap 2rb km, dan kapasitas oli masih sama, berbeda dengan boreupan yang lebih besar penyusutannya bisa sampe 300ml-500ml itu padahal pake olinya yang mahal loh. Ketiga  nah untuk tenaga sudah pasti nih akan berbeda jauh dengan mesin standar lebih ngacir pastinya dan suara mesin ga kasar/berisik , enak lah walaupun g bakal segalan 150cc tp yang ini udah cukup mumpuni dan pernah juga saya pake offroad beuh enaknya nagih. oh iya biar enak tenaganya tetep harus berpadau padan dengan setingan yang pas juga untuk CO jangan terlalu gede maks cukup di angka 7 aja untuk knalpot standarn/klx dan untuk lainnya bisa disesuaikan ,Keempat konsumsi BBM jelas lebih irit dari standarannya, ko bisa? namanya motor boreupan itu memang bisa lebih irit karena kita ga perlu betot2 gas biar larinya kenceng yang justru malah bikin boros,

nah dari semua boreupan yang pernah saya rasakan yang paling irit perawatan yang boreupan 125cc dibanding yang lain , kenapa? karena perwatan nyaris sama seperti mesin standaran, dan saya pun sering menyarankan kepada teman yang lain yang ingin bore up aman dan perwatan yang murah ya bore up 125 cc saja, karena lebih dari itu perwatan akan lebih rutin apalagi untuk ganti oli, harus rajin di cek biar ga kekeringan,


Wednesday, October 18, 2017

MENGATASI REMBESAN OLI DIBELAKANG PULLEY /CVT PART 2

Pada tutorial terdahulu pernah saya memberikan tips mengatasi masalah rembesan oli di cvt yang di sebabkan karena Seal oli di crang case yang sudah aus, sehingga menyebabkan rembesan oli di cvt, nah kali ini saya akan memberikan tips dan tutorial lagi nih masih seputar tentang rembesan oli dicvt tapi berbeda lokasinya .

Baca
Mengatasi Oli Rembes di CVT
masih ingat dengan psotingan di atas???
Nah kali ini yang akan saya bahas adalah rembesan dari O ring Collar yang tepat berada di belakan Ramplate rumah roller, rembesan ini di akibatkan akrena O ring yang berada didalam collar sudah getas sehingga menyebabkan oli lolos dari crangcase dan meremebes kebelakang ramplate alias tutup rumah roller dan jika dibiarkan remebesan oli ini menbus juga kerumah roller, lalu ke boss dan lolos lagi olinya ke pulley yang menyebabkan motor jadi ngeden. nah itu kalau udah dibiarin yah, biasanya jika ada rembesan ini kita hanya fokus ganti seal oli saja ternyata walaupun saya sudah ganti seal oli tp ko masih ada rembesannya dan setelah di teliti lagi wah ada penyebab lainnya ya itu tadi dari O ring dari collar yang sudah getas akibat panas, untuk umur O ring ini kita tidak bisa mematok berapa lama harus diganti, namun jika dirasa setelah ganti seal oli masih ada remebesan oli alangkah baiknya kota cek juga O ring dari collarnya ini , nah buat yang bingung apa sih itu collar collar collar kolar pisang apa??? itu mah kolak kali , yang diomonging tadi nih liat fotonya dibawah ya,

 
foto di atas menunjukan Collar yang dan di dalam collar tersebut terdapat O Ring,  Bisa dilihat dari foto Oring dalam Collar sudah kurang bagus dan klo di pegang pun sudah mengeras. kerusan oring ini lebih sering disebabkan karena overheat apalagi sampai oli mengering jd kualitas oring pun menurun.


 
kalo sudah begitu tidak acara cara lain selain mengganti Oring dengan yang baru, cukup murah ko bisa di tebus dengan harga 5500 saja, cuman yah sparepart ini biasanya ga readi stock di BERES jadi mau ga mau harus inden atau nyari persamaanya , ya walaupun susah nyari tapi komponen ini sangat penting juga loh klo ga diganti yah bakal ada rembesan walaupun ga separah rembesan dari seal olinya. 

nah biar makin ngerti tonton videonya ya sobat x-ride di bawah ini, dan jangan lupa subcribe dan share