Wednesday, November 8, 2017

Review Bore UP 125cc

Sesuai dengan beberapa keinginan pembaca setia blog xrider Indonesia tentang review bore up x-ride 125cc kali ini saya bikin reviewnya nih walaupun udah lama banget baru saya review sewaktu masih pake mesin 125cc di xride.  

setahun yang lalu saya pernah Bore up  dengan menggunakan seher dari Mio m3, jadi kubikasi nya naek dari mesin sebelumnya menjadi 125cc, semua pengerjaan di serahkan ke Virkysal Workshop detailnya silahkan baca link dibawa


Lalu bagaimana ekspetasi setelah motor di Bore Up 125cc, oke sekalian nih saya akan bandingan dengan beberapa Bore Upan saya yang lain. dari 150cc dan sekarang 132cc enak yang mana menurut saya yah. kemungkinan apa yang saya rasakan dan bandingan ini akan berbeda dengan yang orang lain rasakan yah karean ini menurut pengalaman dan pendapat saya saja dimotor saya,

balik lagi ke review BU 125cc nya yang saya pake kurang lebih selama 5-6bulan, Pertama saya bahas dari suhu mesin nih karena biasanya klo di BU ada ketakutan dari mesin yang cepet panas dan Over heat, nah di mesin 125cc ini ga jauh beda dengan mesin standar tingkat panasnya mesin tidak berbeda jauh dengan mesin standaran dipake jarak jauh sukabumi-jakarta pun mesin terasa tetep adem ga panas jika bandingan dengan Boreup saya dulu 150cc atau dengan yang sekarang 132cc yang panasnya "wow" banget, jadi untuk suhu mesin dia ga ada perubahan signifikan dari standaran masih dalam tahap wajar walupun di ajak jalan jauh, Kedua  Konsumsi Oli masih sama juga kaya standaran karena mesin ga cepet panas jadi oli pun ga banyak nguap, untuk penggunaan oli enduro matic saya ganti tiap 2rb km, dan kapasitas oli masih sama, berbeda dengan boreupan yang lebih besar penyusutannya bisa sampe 300ml-500ml itu padahal pake olinya yang mahal loh. Ketiga  nah untuk tenaga sudah pasti nih akan berbeda jauh dengan mesin standar lebih ngacir pastinya dan suara mesin ga kasar/berisik , enak lah walaupun g bakal segalan 150cc tp yang ini udah cukup mumpuni dan pernah juga saya pake offroad beuh enaknya nagih. oh iya biar enak tenaganya tetep harus berpadau padan dengan setingan yang pas juga untuk CO jangan terlalu gede maks cukup di angka 7 aja untuk knalpot standarn/klx dan untuk lainnya bisa disesuaikan ,Keempat konsumsi BBM jelas lebih irit dari standarannya, ko bisa? namanya motor boreupan itu memang bisa lebih irit karena kita ga perlu betot2 gas biar larinya kenceng yang justru malah bikin boros,

nah dari semua boreupan yang pernah saya rasakan yang paling irit perawatan yang boreupan 125cc dibanding yang lain , kenapa? karena perwatan nyaris sama seperti mesin standaran, dan saya pun sering menyarankan kepada teman yang lain yang ingin bore up aman dan perwatan yang murah ya bore up 125 cc saja, karena lebih dari itu perwatan akan lebih rutin apalagi untuk ganti oli, harus rajin di cek biar ga kekeringan,


Wednesday, October 18, 2017

MENGATASI REMBESAN OLI DIBELAKANG PULLEY /CVT PART 2

Pada tutorial terdahulu pernah saya memberikan tips mengatasi masalah rembesan oli di cvt yang di sebabkan karena Seal oli di crang case yang sudah aus, sehingga menyebabkan rembesan oli di cvt, nah kali ini saya akan memberikan tips dan tutorial lagi nih masih seputar tentang rembesan oli dicvt tapi berbeda lokasinya .

Baca
Mengatasi Oli Rembes di CVT
masih ingat dengan psotingan di atas???
Nah kali ini yang akan saya bahas adalah rembesan dari O ring Collar yang tepat berada di belakan Ramplate rumah roller, rembesan ini di akibatkan akrena O ring yang berada didalam collar sudah getas sehingga menyebabkan oli lolos dari crangcase dan meremebes kebelakang ramplate alias tutup rumah roller dan jika dibiarkan remebesan oli ini menbus juga kerumah roller, lalu ke boss dan lolos lagi olinya ke pulley yang menyebabkan motor jadi ngeden. nah itu kalau udah dibiarin yah, biasanya jika ada rembesan ini kita hanya fokus ganti seal oli saja ternyata walaupun saya sudah ganti seal oli tp ko masih ada rembesannya dan setelah di teliti lagi wah ada penyebab lainnya ya itu tadi dari O ring dari collar yang sudah getas akibat panas, untuk umur O ring ini kita tidak bisa mematok berapa lama harus diganti, namun jika dirasa setelah ganti seal oli masih ada remebesan oli alangkah baiknya kota cek juga O ring dari collarnya ini , nah buat yang bingung apa sih itu collar collar collar kolar pisang apa??? itu mah kolak kali , yang diomonging tadi nih liat fotonya dibawah ya,

 
foto di atas menunjukan Collar yang dan di dalam collar tersebut terdapat O Ring,  Bisa dilihat dari foto Oring dalam Collar sudah kurang bagus dan klo di pegang pun sudah mengeras. kerusan oring ini lebih sering disebabkan karena overheat apalagi sampai oli mengering jd kualitas oring pun menurun.


 
kalo sudah begitu tidak acara cara lain selain mengganti Oring dengan yang baru, cukup murah ko bisa di tebus dengan harga 5500 saja, cuman yah sparepart ini biasanya ga readi stock di BERES jadi mau ga mau harus inden atau nyari persamaanya , ya walaupun susah nyari tapi komponen ini sangat penting juga loh klo ga diganti yah bakal ada rembesan walaupun ga separah rembesan dari seal olinya. 

nah biar makin ngerti tonton videonya ya sobat x-ride di bawah ini, dan jangan lupa subcribe dan share


Friday, September 15, 2017

MOTOR OGAH LANGSAM, BREBET, MATIAN KETIKA TURUN GAS COBA CEK BEBERAPA PART INI

kadang kita mengalami hal yang kurang mengenakan saat berkendara, pada saat di jalan tiba tiba motor brebet, ogah langsam, atau bahkan mati ketika gas di turunin, hal ini bisa di sebabkan berbagai macam faktor mulai dari Usia Motor, Perawatan, Kondisi Lingkungan dan lain sebagainya. penasaran apa aja itu yu kita bahas satu persatu.

Dengan bertambahnya usia motor maka akan banyak jug sparepart yang "harus" diganti ya seminimalnya di rawat, karena sparepart memiliki batas usia pemakainya juga apalagi klo motor sering dipakai dan jarang dirawat pasti ada aja part yang harus di ganti. ini partnya yang biasa harus diperhatikan
  • Busi
  • cop busi 
  • koil
  • Sikring / Fuse
  • Throttle Body  
  • Air Filter 
  • Injector 
  • Aki 
  • FuelPump

BUSI
Busi Memiliki batas usai pakai  normalnya adalah 8000km dalam konisi motor masih standar dan busi pun standar, karena jika motor standar menggunakan Busi racing maka usia pakainya menurut setengahnya bahkan kurang dari itu, itu yang pernah saya cobain dulu motor masih standar pake busi racing ga bisa tahan lama. tapi tapi masih banyak juga ko lebih dari 8000km busi masih awet semua tergantung perawatannya, terus gimana gejala busi klo rusak atau menuju rusak? dan bagaimana cara  memilih busi yang pas buat motor? terus cara cara lainya biar pengapian jadi lebih baik? yuk simak lagi postingan saya terdahulu 
Cop Busi & Koil
cop busi pun menyumbang penyebab motor jadi brebet loh, dan pas di gas pun menjadi matian, sama halnya dengan busi yang memiliki batas usia pakai, cop busi pun jika sudah rusak akan menyebabkan tarikan brebet loh, ko bisa??? ya bisa lah karena jika cob busi rusak maka aliran arus lsitrik dari koil ke busi menjadi tidak sempurna dan mengakibatkan bunga api yang dihasilkan busi menjadi tidak sempurna juga, dari pengalaman pribadi dan teman teman , rata rata kerusak cop busi ini masuk pada usia motor rata-rata 3tahunan tp tidak nutup kemungkinan usia di bawah itu  cop busi bisa rusak , atau ada yang masih awet setelah 4-5 tahun lebih, semua kembali lagi ke pemakaian, namun jika dirasa tarikan motor sudah tidak enak busi sudah ganti bisa saja permasalahnya ada di cob busi, kerusakn dari cob busi biasanya ditandai dengan lampu mil yang menyala dengan jumlah 33x yaitu 3 kali panjang dan 3 kali pendek, itu menandakan ada masalah di kelistrikan dari koil ,  bisa dari cop busi bisa juga dari koilnya tp untuk kerusakan koil sangat jarnag terjadi sih, karena seringnya yang rusak cuman cop busi aja, 
Injector
Perlu diketahui juga klo Injector pun memiliki masa pakai, usia pakainya lebih dari 50000 km, dengan catatan rajin di rawat , kerusakn injector lebih sering sisebabkan karena adanya konslet/short di kelistrikan motor yang menyebabkan kerusakan koil didalam injector rusak dan membuat semburan dari injector tidak sesuai dengan seharusnya, jd tersedat sedat bahkan injector mati. perwatan injector sangat di sarankan jika usia motor sudah melwati angka 20rb  Km. perwatan bisa dilakukan di Bengkel resmi yamaha atau lainnya karena beberapa bengkl pun sekrang sudah menyediakan jasa services injector nah jika ingin membersihkan injector sendiri silhakn baca di sini
Sikring/Fuse
Sikring merupakan komopne pemutus arus berlebih, dimana jika ada arus berlebih atau terjadi konsleting agar tidak menrambat kekompone lainnya maka arus lsitrik diputus oleh sikring, terus apa hubungannya sama tarikan motor. silahkan simak 

Throttle Body  

Motor Injeksi memang minim perawatan, tapi karena debu atau kotoran yang lolos masuk dari filter udara yang masuk ke TB dan oli yang ikut masuk karena proses penguapan akan membuat TB lebih cepat kotor dan harus dibersihkan secara berkala. Salah satunya throttle body, Penumpukan karbon juga sering terjadi di throttle body. Biasanya karbon ini mengotori bagain dari lubang  dan katup kupu-kupu yang menyebabkan katup ini tidak menutup sempurna, efeknya putaran/RPM mesin jadi ngaco kadang kenceng kadang pelan, Biasanya disarankan membersihkan Throttle Body ini dilakukan setiap 10km tapi itu tergantung juga kondisi lingkungan dan cara riding, pembersihan Throttle Body bisa dilakukan di Bengkel resmi maupun di service sendiri jika memang ingin dikerjakan sendiri, namun perlu di ingat jika ingin mengerjakansendiri harus dipastikan semua komponen kering sebelum pasang semua karena jika tidak langsam tidak akan bener karena biasanya sehabis membersihkannya setingan ISC akan berubah, maka perlu dilakukan kalibrasi kembali dengan menggunakan diagnotictools oleh karena itu jika tidak yakin untuk membersihkanya sendiri sebaikny diserhkan kepada yang ahli saja, tapi buat yang mau coba silahkan simak
 Air Filter
Air Filter atau saringan udara umumnya dibuat dari bahan kertas dan telah diberi sejenis pelumas agar kotoran/debu yang masuk "terjebak" dan tidak masuk kedalam mesin, jika filter udara telah kotor maka tarikan motor pun akan lebih berat dan tentunya bensin pun akan terasa lebih boros, normalnya filter udara tidak standar tidak bisa di bersihkan, jadi kalau kotor harus ganti, tapi "masih bisa di bersihkan dengan menggunakan kompresor namun "kekuatannya" atau kemampuan untuk menyaring debu/kotoran akan berkurang sehingga dengan mudah kotoran menerobos masuk dan mengotori Throttle Body, normalnya disarankan setiap 10rb km lebih filter udara harus diganti, tapi semua tetap tergantung kondisi lingkungan juga jika kondisi lingkungannya kotor dan banyak debu maka sudah pasti filter akan lebih cepat kotor, dan harus dibersihkan jika memungkikan yah ganti, ada alternatif lain yang bisa dilakukan agar penggantian filter udara bisa lama selain dengan menggunakan filter "racing" yang banyak beredar dipasaran bisa juga dengan memodifikasi filter dengan menggunakan busa, karena bisa dicuci dan digunakan lagi,


Aki/Accu
Aki atau Accu merupakan sumber kelistrikan utama di Motor Injection, jika aki soak maka jangan harap motor bisa nyala atau jalan bener, klo mun masih bisa nyala pasti brebet dan akhirnya mati juga. berbeda dengan motor karbu yang masih bisa nyala walaupun aki soank, motor injeksi bakal rewel klo aki soak karena hubunganya dengan fuelpump sebagai pemompa bahan bakar ke injector, jika aki soak maka tidak akan menyebakan fuelpump tidak akan kuat menyemprotkan bahan bakar ke injector maka motor pun tidak akan menyala, aki motor biasanya memiliki usia maksimal pemakaian normal sekitar 2 tahunan untuk aki standar, ada juga yang bisa lebih dari itu, istilah kaya sih "rezeki -rezekian"  lain soal jika motor sudah banyak modifikasian di sektor kelistrikan nambah lampu-lampu, klakson keong dll sebagainya maka usia aki akan semakin menurun oleh karena itu kita harus memonitor jika gejala aki soak sudah dirasakan lengkapnya simak di sini
 FuelPump
 kita lanjut ke fuelpump, nah fuelpump merupakan komponen  pemompa bahan bakar ke injector, juga memiliki usia pakai, rata rata fuelpump masih bekerja normal di usia motor 3-4 tahunan dengan kondisi motor yang sering dipakai, tapi sekali lagi ga menutup kemungkinan juga tuh dibawah usia 3 tahun fuelpump udah rusak, banyak penyebab rusaknya fuelpump ini, selain dari kurangnya perawatan, juga pengaruh dari bahan bakar yang masuk ke dalam tangki, jika kita biasa menenggak bahan bakar yang kurang bagus ke motor maka sudah dapat dipastikan fuelpump akan lebih cepat rusak karena penumpukan kotoran di filterfuelpump dan membuat kinerja pompa bekerja lebih keras akhirnya dinamo fuelpump pun bisa mati, oh iya dinamo fuelpump bisa juga loh rusak karena aki soak, karea kurang pasokan tengangan yang sesuai. lalu bagaimana cara merwat fuelpump dengan baik dan benar agar motor ga brebet atau bermasalah di jalan simak di link bawah ini

Mungkin segitu dulu pembahas kali ini, next time saya tambahin lagi, permasalahan yang sering terjadi, klo sobat xrider rajin buka buka postingan lama saya mungkin akan ketemu juga permasalahn lain yang belum saya masukin di sini., 

terus kunjungi blog saya yah, dan jangan kupa liat pojok kiri atas, visit an subcribe youtube saya, karena next InsyaAllah Tutorial akan di sertakan Video kembali, Terimakasih